DAERAHKUANSINGNASIONAL

Korban DBD Makin Banyak Dewan Nilai Diskes Kuansing Lamban

PONDASI.ID,TELUK KUANTAN- DPRD Kuansing menilai Dinas Kesehatan lamban, dalam menyikapi wabah Demam Berdarah Degue atau DBD yang menimpa sejumlah wilayah di Kuansing. Hal itu ditegaskan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kuansing, Fedrios Gusni saat dihubungi awak media Jumat, (22/11/2019) siang.

Dikatakan Fedrios, ” dari laporan masyarakat yang di terimah pihaknya, ada beberapa desa di kecamatan Benai yang beberapa warganya positif terjangkit DBD. Desa tersebut antara lain Kelurahan Benai, Benai Kecil, Siberakun dan Simandolak,Namun anehnya, setakad ini belum ada langkah kongkrit dari Dinas Kesehatan untuk mengatasi kondisi yang terjadi,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kuansing itu.

Ditambahkan nya ” Mestinya Diskes menyatakan Kondisi Luar Biasa atau KLB, karena sudah banyak pasien dan desa yang terjangkit. Selanjutnya dilakukan fogging, agar penyebaran nyamuk tidak meluas,Namun sejauh ini, tindakan itu belum.ada sama sekali.

” Andaikata tidak tersedia anggaran, mestinya minta bantu ke Diskes Riau atau mungkin pemkab Kuansing bisa menggunakan dana tanggap darurat, karena ini kan bencana,”  kata Fedrios.

Masih kata fedrios, Maka sangat kita sayangkan, lamban nya langkah kongkrit yang dilakukan Diskes terkait kondisi ini,jangan sampai sudah jatuh korban jiwa, baru bertindak,”  pungkas nya.

Padahal beberapa hari lalu, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisyah Putra SE juga sudah menyampaikan hal yang sama,Kalau memang tidak ada keseriusan Pemkab Kuansing, khususnya Dinas Kesehatan menyikapi kondisi ini.

” Maka saya akan rekomendasi kan kepada Pimpinan DPRD melalui Komisi III, untuk memanggil Diskes guna kita dengar tanggapannya,” kata Fedrios.

Secara terpisah, Kadinkes Kuansing sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait stetmen Anggota Komisi III DPRD Kuansing itu, bahwa dinas yang dipimpinya lamban menangani kasus DBD, belum dapat dimintai tanggapanya (*)

Laporan : Yendri saputra
Editor     : S Zagoto

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
%d blogger menyukai ini: